Minim Sumber Air Kebakaran Lahan di Riau Sulit Diatasi

  • Written by Amel Marzain
 Minim Sumber Air Kebakaran Lahan di Riau Sulit Diatasi
ilustrasi (foto: Antara)

KBR68H, Riau – Petugas kebakaran kesulitan memadamkan kebakaran lahan di Provinsi Riau karena minimnya sumber air. Selain itu, kebakaran terjadi di lahan gambut yang sulit dijangkau.

Kepala SEksi Pengendalian Kebakaran Hutan BBKSDA Riau, Isbanu mengatakan, tak jarang tim pemadam kebakaran harus memikul peralatan sejauh satu kilometer menuju sumber air.

“Sumber airnya tersedia jauh maka kita harus menggunakan beberapa mesin estafet.  Mesin induknya hanya mampu untuk jarak 500 meter, maka d itengah kita sambung lagi dengan mesin. Untuk jarak hingga 1,5 km kita membutuhkan 3 mesin untuk sampai ke titik api dari sumber air. Jadi alat lebih banyak, personil juga harus banyak dan itu biasanya lebih sulit mentransfer peralatan ke lokasi kebakaran,” papar Isbanu.

Isbanu menjelaskan, lokasi kebakaran terjadi pada lahan gambut dengan kedalaman 1-3 meter, ini menyebabkan kebutuhan air untuk memadamkan api menjadi lebih banyak.

Untuk memadamkan api pada lahan gambut seluas 1 m2 yang memiliki kedalaman 2 meter, dibutuhkan waktu 10 menit dan air sebanyak 300 liter. Isbanu menyebutkan, saat ini pemadaman kebakaran lahan diprioritaskan di tempat-tempat rawan, yaitu yang dekat dengan pemukiman atau fasilitas umum. Menurutnya tim pemadam kebakaran dari BBKSDA Riau dan dinas lainnya, sejauh ini telah memadamkan kebakaran lahan hingga 500 hektar.

http://portalkbr.com/nusantara/acehdansumatera/3146119_4264.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: